Rekomendasi Kebijakan untuk Mengatasi Epidemi Hepatitis C yang Berkembang

Posted by
Dipublikasikan oleh TREAT Asia: Rabu, 20 Juni 2018

Di seluruh dunia, diperkirakan 71 juta orang hidup dengan virus hepatitis C. Jika tidak ditangani, infeksi hepatitis C dapat menyebabkan penyakit hati kronis, fibrosis, sirosis, dan kanker. Pada 2015, infeksi hepatitis C berkontribusi pada 30% kematian terkait hepatitis virus, dengan total kurang lebih 400.000 jiwa yang meninggal. Menyadari keseriusan masalah kesehatan masyarakat ini, pemerintah, melalui Majelis Kesehatan Dunia, telah mengadopsi strategi sektor kesehatan global tentang hepatitis virus, yang bertujuan untuk mengeliminasi hepatitis C pada tahun 2030.

Dari 36,7 juta orang yang hidup dengan HIV (ODHA), prevalensi mereka dengan bukti infeksi HCV sebelumnya adalah 6,2%. Tingkat infeksi hepatitis C sangat tinggi di antara orang-orang yang menyuntikkan napza yang positif HIV, dengan lebih dari 80% dari populasi ini di beberapa survei yang memiliki koinfeksi HIV-HCV. Koinfeksi adalah masalah kesehatan masyarakat yang mendesak yang dapat berdampak pada kelanjutan penanggulangan epidemi HIV.

Unduh PDF lengkap dengan klik di sini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s