Obesitas Dapat Menyebabkan Kerusakan Hati pada Anak-Anak Usia Delapan Tahun

Posted by
Oleh Casey Halter, 19 April 2018

Ketika Amerika Serikat terus mengalami tingkat kenaikan obesitas pada anak-anak, para dokter memperingatkan bahwa kelebihan berat badan anak-anak bisa meningkatkan risiko mereka terhadap penyakit penumpukan lemak pada hati. Newsweek melaporkan, penelitian terbaru menyatakan jika obesitas dapat merusak hati pada anak-anak di usia muda yaitu 8 tahun.

Penelitian yang dilakukan di Columbia University Medical Center di New York City, adalah penelitian yang pertama yang pernah dilakukan untuk menunjukkan bahwa kenaikan berat badan dapat berdampak negatif di hati pada anak-anak. Laporan tersebut yang kemudian diterbitkan dalam Journal of Pediatrics, telah menyebabkan kegelisahan di kalangan para dokter, yang mana laporan tersebut mengatakan anak-anak yang semakin mengembangkan penyakit penumpukan lemak pada hati yang disebabkan bukan karena penggunaan alkohol (NAFLD) sebagai hasil yang terjadi akibat dari kegemukan mereka.

NAFLD terjadi ketika sejumlah lemak yang berlebih menumpuk pada hati, memicu peradangan yang dapat merusak organ. Ini adalah penyakit hati paling kronis yang ditemukan pada anak-anak di Amerika. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan sirosis hati, gagal hati dan, kadang-kadang, kanker.

Pada penelitian ini, para peneliti mengukur kadar darah enzim hati ALT (penanda untuk kerusakan hati) pada 635 anak-anak yang berusia diantara 3 tahun dan 8 tahun yang terdaftar di Proyek Viva, sebuah studi berkelanjutan tentang kesehatan wanita dan anak-anak di Massachusetts. Hampir seperempat dari anak-anak yang diteliti memiliki ALT dalam darah mereka. Anak-anak pada usia 3 tahun dengan lingkar pinggang yang lebih besar dan yang anak-anak lainnya yang cocok dengan penanda obesitas secara signifikan kemungkinan berada di antara mereka yang memiliki ALT.

Temuan ini didasarkan pada semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa penyakit penumpukan lemak pada hati dapat dan berkembang pada remaja dan dewasa muda. Penelitian ini juga menggarisbawahi pentingnya campur tangan di awal kehidupan anak-anak untuk mencegah penambahan berat badan berlebih dan meningkatkan kesehatan hati.

Saat ini, cara terbaik bagi anak-anak dan orang dewasa untuk memerangi NAFLD adalah menurunkan berat badan, makan sehat dan berolahraga teratur. Namun, para peneliti sedang menyelidiki cara-cara di sisi farmasi untuk mencegah dan mengobati penyakit tersebut.

Sumber :

https://www.hepmag.com/article/obesity-can-cause-liver-damage-children-young-eight

http://www.newsweek.com/obesity-liver-disease-children-columbia-university-vagelos-college-871425

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s