Test HepC di Kalangan Baby Boomers Tergolong Sangat Rendah

Posted by
Oleh Benjamin Ryan, 04 April 2018

Baby boomer tampaknya tidak mendapatkan pesan informasi tentang tes virus hepatitis C (HCV). Sementara Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention) dan Gugus Tugas Layanan Pencegahan merekomendasikan bahwa semua yang terlahir antara tahun 1945 sampai tahun 1965 menerima pemeriksaan untuk virus, sebuah penelitian baru menemukan bahwa hanya sekitar 13 % dari kelompok kelahiran tersebut yang telah melakukannya.

Lebih dari tiga perempat dari mereka yang hidup dengan HCV di Amerika Serikat adalah baby boomer, yang sebagian besar terinfeksi beberapa dekade yang lalu, yang kemungkinan disebabkan oleh praktek medis yang tidak aman.

Temuan para peneliti yang kemudian diterbitkan pada Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention menganalisa data tahun 2013 sampai dengan tahun 2015 dari National Health Interview Survey pada pola pengujian hep C di antara mereka yang lahir pada cohorts di 4 jenis kelahiran: mereka yang lahir sebelum tahun 1945, antara tahun 1945 sampai dengan tahun 1965, antara tahun 1966 sampai dengan tahun 1985, dan setelah tahun 1985. Setelah mengelompokkan kelompok individu tertentu yang kemungkinan besar telah menerima skrining HCV, peneliti mengelompokkannya menjadi sebanyak 85.210 orang.

Setelah menyesuaikan data atas berbagai faktor, para peneliti menemukan bahwa dalam semua kelompok berdasarkan tahun kelahiran, perempuan cenderung tidak mendapatkan test untuk hep C dibandingkan dengan laki-laki. Di antara baby boomer dan mereka yang lahir diantara tahun 1966 sampai dengan tahun 1985, tingkat tes HCV lebih rendah terjadi di antara orang Latin dan orang Kulit Hitam dibandingkan dengan orang kulit putih.

Proporsi responden baby boomer pada survei yang menyatakan bahwa mereka telah menjalani test HCV berkisar dari 11,9 % pada tahun 2013 hingga 12,8 % pada tahun 2015. Hanya kurang satu dari lima baby boomer yang menjalani test untuk virus tersebut yang melaporkan bahwa mereka diminta untuk melakukannya karena mereka lahir diantara tahun 1945 sampai dengan tahun 1965.

Untuk membaca lebih lanjut press realease terkait penelitian tersebut , klik disini.

Untuk membaca abstrak penelitian tersebut,  klik disini.

Sumber :

https://www.hepmag.com/article/hep-c-testing-among-baby-boomers-woefully-low

https://www.eurekalert.org/pub_releases/2018-03/aafc-hcv032318.php

http://cebp.aacrjournals.org/content/early/2018/03/26/1055-9965.EPI-17-0855

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s