Mengobati Hepatitis C Menurunkan Risiko Kematian Dini

Posted by
Oleh: Benjamin Ryan, 2 Februari 2018

Healio melaporkan bahwa di antara orang yang tidak mempunyai penyakit hati, menyembuhkan virus Hepatitis C (HCV) dengan interferon yang merupakan rejimen obat bebas berkaitan dengan penurunan risiko kematian.

Para peneliti menganalisis data dari Register Kasus Klinik Hepatitis C Veteran pada 103.346 pasien Hepatitis C dengan genotipe 1, 2 atau 3 dari yang bukan merupakan pasien HIV+ atau memiliki penyakit hati tahap lanjut. Kategori yang terakhir didefinisikan dengan memiliki skor FIB-4 (yang mengukur tingkat keparahan penyakit hati) pada atau di bawah 3,25 dan tidak memiliki diagnosis sirosis, dekompensasi hati, atau karsinoma hepatoselular (HCC, bentuk kanker hati yang paling umum), atau riwayat transplantasi hati. Hasil temuan ini diterbitkan pada jurnal Hepatologi.

Dari 40.664 pasien veteran yang diobati dengan rejimen antiviral direct-acting antiretroviral interferon (DAA), 39.374 (96,8 %) memperoleh hasil virologi bertahan selama 12 minggu setelah menyelesaikan terapi (SVR12, yang dianggap sebagai sembuh), sementara 1.290 (3,2 %) tidak sembuh. Para peneliti membandingkan pasien yang telah sembuh dengan 62.682 orang dengan Hepatitis C yang tidak menjalani pengobatan.

Per 10.000 masa kumulatif tahun tindak lanjut, tingkat kematian sebesar 118 dari mereka yang telah sembuh, tingkat kematian dari mereka yang telah diobati namun tidak mengalami kesembuhan mengalami 284 kematian, dan tingkat kematian sebesar 384 dari mereka yang tidak diobati.

Di antara mereka yang memiliki FIB-4 skor di bawah 1,45 yang sembuh dari Hepatitis C mengalami penurunan risiko kematian sebesar 46% jika dibandingkan dengan mereka yang melakukan perawatan namun tidak sembuh. Sementara, jika dibandingkan dengan mereka yang melakukan perawatan namun tidak sembuh, menyembuhkan virus tersebut menurunkan risiko kematian sebesar 63% di antara mereka yang memiliki skor FIB-4 antara 1,45 dan 3,25. Di antara mereka yang berada di dua penilaian FIB-4 tersebut, menyembuhkan Hepatitis C kemudian dikaitkan dengan masing-masing 67% dan 71% pengurangan risiko kematian dibandingkan dengan yang tidak diobati.

Setelah melakukan penyesuaian data dari berbagai faktor, para peneliti menemukan bahwa penyembuhan Hepatitis C secara independen terkait dengan penurunan risiko meninggal dini sebesar 56% jika dibandingkan dengan mereka yang melakukan pengobatan namun tidak mengalami kesembuhan dan 68% mengurangi tingkat risiko kematian dibandingkan dengan mereka yang tidak diobati.

Untuk membaca lebih lanjut terkait artikel Healio, klik di sini.

Untuk membaca lebih lanjut terkait abstrak studi tersebut, klik di sini.

Tulisan ini diterjemahkan langsung dari artikel berjudul Curing Hepatitis C Lowers the Risk of Premature Death di https://www.hepmag.com/article/curing-hepatitis-c-lowers-risk-premature-death

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s