Peningkatan Kapasitas Penanganan Koinfeksi Hepatitis dan HIV untuk Tenaga Kerja Medis di Rumah Sakit

Posted by

IMG_0330

Pada tanggal 22 sampai 23 Maret 2017 bertempat di Hotel Acacia Jakarta berlangsung kegiatan Peningkatan Kapasitas Penanganan Koinfeksi Hepatitis dan HIV untuk Tenaga Kerja Medis di Rumah Sakit. Acara yang diinisiasi oleh Kementrian Kesehatan Indonesia ini diikuti oleh tenaga kesehatan dari Dinas kesehatan Jakarta dan lima daerah lain yaitu Sulsel, Sumut, Jabar, Jatim, dan Jateng.

Pada acara ini peserta yang terdiri dari tenaga kesehatan yang bertanggung jawab pada RR (Recording dan Reporting) dipaparkan mengenai bagaimana tata laksana perekaman medis untuk pasien yang nantinya akan mengakses obat Direct Acting Antiviral (DAA) serta pelaporannya yang berkaitan dengan distribusi obat DAA.

Sementara itu acara ini juga melibatkan beberapa dokter spesialis penyakit dalam yang nantinya diharapkan akan bisa memberikan konsultasi mengenai pengobatan DAA. Selain dari kementrian kesehatan dan PPHI, turut memberikan sesi di acara itu program manajer PKNI Arif Iryawan dan staf dari CHAI juga perwakilan dari BPJS.

Dr. Pratono dari Subdit Hepatitis Kemenkes, menyatakan kegiatan ini diharapkan akan menjadi pemaparan model awal perekaman dan pendistribusian obat DAA yang direncanakan akan tersedia April tahun ini. Ke depannya model ini akan berkembang dan tentunya diharapkan ketika model perekaman dan pelaporan sudah baku, akan menjadi panduan nasional untuk distribusi obat DAA sehingga target Indonesia bebas Hepatitis di tahun 2030 akan tercapai.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s